Melarang Sponsor Judi Online Di Italia

Pada tanggal 1 januari 2019 pemerintah italia melarang sponsor judi online di Italia. Kebijakan ini dinilai kontraproduktif atas hilangnya pemasukan keuangan klub dari pihak sponsor.

Dimana pemasukan uang lebih besar dari pihak sponsor agen judi online. Dewan Menteri Italia Kehilangan Keuangan dari sponsor tersebut biasanya digunakan untuk pengembangan prasarana infrastruktur olahraga  dan fasilitas perbaikan klub itu di Negara Italia.

Melarang Sponsor Judi Online, Semua Klub Italia Rugi Besar Dari Larangan Tersebut

Semua dewan menteri italia setuju dengan pengesahan dari peraturan tersebut. Kebijakan tersebut melarang melakukan promosi produk dan layanan judi slot online di media apapun.

Dewan menteri italia telah mengadopsi aturan yang disebut Decreto dignità (Dignity Order). Peraturan tersebut berlaku mulai 1 Januari 2019. Langkah ini dilakukan untuk menurunkan angka kecanduan masyarakat italia untuk bermain judi di negara tersebut.

Klaim pemerintah Italia yang hampir 1 juta orang di negeri ini kecanduan judi online. Dengan jumlah penduduk 59.288.473 Italia, maka perjudian pencadu itu adalah 1,69% dari populasi. Lebih buruk lagi, setengah dari para penjudi merupakan tidak memiliki pekerjaan atau istilah menganggur.

Masih berdasarkan data dari dewan pemerintah Italia, pada 2017 aktivitas perjudian menghabiskan 101,85 miliar euro atau setara kisaran Rp 1.707,99 triliun angka tersebut naik 6% dibandingkan tahun sebelumnya.

Italia memiliki Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 1,72 triliun euro sehingga uang judi online yang mencapai 5,92% menjadi penyumbang pajak penghasilan buat negara.

Larangan ini mencakup bentuk sponsor di klub sepak bola Italia. Ironisnya, banyak klub di serie A Italia yang mengandalkan sponsor lembaga perjudian online. Lebih dari setengah dari klub di Serie A musim lalu kontrak kerja sama dengan perusahaan judi online yang mengikat.

Dihapusnya Sponsor Agen Judi Online Capai Triliunan Rupiah Buat Klub Italia

Lembaga riset Nielsen menyebutkan, pelarangan agen judi online menjadi sponsor utama di klub sepak bola akan mengurangi pendapatan sebesar 40 juta-50 juta euro (Rp 670,86 miliar – 838,57 miliar) pada 2019. Setelah itu, kerugiannya ditaksir naik menjadi 60 juta – 70 juta euro (Rp 1,01 triliun – 1,17 triliun) per tahun.

Liga Serie A sebagai penyelenggara kompetisi kasta tertinggi Italia. Mengritik keputusan pemerintah tersebut. Tidak heran, karena Liga Serie A sendiri menerima situs judi ManBetX sebagai salah satu sponsor utama pemasukan dana terbesar buat klub.

Di tengah penurunan pamor Serie A dibandingkan liga papan atas Eropa lainnya. Hal ini tentu sangat merugikan klub Italia akan sulit membangun tim dengan mendatangkan pemain top jika pendapatan mereka berkurang.

Dengan segala kelebihannya dan kekurangannya. Keterlibatan pihak sponsor agen judi casino online di sepakbola Italia membuat sponsor sebagai penghasil keuangan terbesar.